Kelihatan ‘Sepele’ Urus 2 Dokumen ini Sebelum Mendaftar CPNS 2018

Posted on
Kelihatan 'Sepele' Urus 2 Dokumen ini Sebelum Mendaftar CPNS 2018 (foto Tempo.co)
Kelihatan ‘Sepele’ Urus 2 Dokumen ini Sebelum Mendaftar CPNS 2018 (foto Tempo.co)

iCPNS – CPNS 2018. Kelihatan ‘Sepele’ Urus 2 Dokumen ini Sebelum Mendaftar CPNS 2018. Melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemerintah memastikan bahwa Pendaftaran CPNS 2018 Formasi Daerah akan segera dibuka setelah tahapan Pilkada serentak 2018 berakhir.

Pembukaan Penerimaan CPNS 2018 akan segera dibuka setelah pemerintah melakukan moratorium Penerimaan CPNS sebelumnya.

Pencoblosan Pilkada Serentak akan mulai diselenggarakan pada Rabu (27/6/2018) ini.

Menurut Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan, seperti yang dikutip dari laman www.bkn.go.id, Selasa (29/5/2018), mengkonfirmasikan tentang Pendaftaran CPNS 2018.

Baca juga: Ingin Daftar CPNS 2018, Ini Syarat Untuk Mendaftar CPNS 2018

“Pemerintah memang berencana membuka penerimaan CPNS tahun 2018 setelah proses Pilkada selesai, sekitar akhir Juni atau awal Juli,” ujar Ridwan, Jumat (25/5/2018).

Hal ini berarti penerimaan CPNS 2018 untuk formasi daerah akan segera bergulir.

Untuk menghadapi Pendaftaran Penerimaan CPNS 2018 para calon pendaftar haruslah bersiap-siap.

Rekrutmen Gelombang ketiga akan segera digelar dan pendaftaran CPNS akan segera dibuka tahun ini.

Setelah melakukan moratoium Penerimaan CPNS selama 4 tahun terkhir, Pemerintah akan melakukan Penerimaan secara besar-besaran.

Baca juga: Penerimaan CPNS 2018, Ini Imbauan Kementerian PANRB

Tahapan seleksi akan dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Hal ini seperti seleksi CPNS 2018 dua gelombang sebelumnya.

Penerimaan secara besar-besaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dilakukan oleh Pemerintah untuk formasi daerah-daerah.

Kebutuhan formasi CPNS 2018 masih digodok di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penerimaan ini akan diseusaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Seperti yang di lansir dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tahapan pendaftaran berkas CPNS kemungkinan akan dimulai pada bulan Juli 2018 setelah Pilkada serentak yang selesai pada bulan Juni 2018 nanti.

Untuk menghadapi Pendaftaran CPNS 2018 ini ada beberapa hal yang harus diketahui oleh pelamar CPNS 2018.

Baca juga: Ini Tahapan Seleksi CPNS 2018 Bakal Dibuka Juli

Ilustrasi KTP dan KK
Ilustrasi KTP dan KK

Sebelum Mendaftar CPNS Pastikan Nomor Induk Kependudukan dan KK terdaftar di Dukcapil

Sebelum anda melangkah dan sebelum dibukannya tahap pendaftaran CPNS 2018 anda harus mengurus mulai dari sekarang sebelum terlambat. Nik dan KK merupakan hal penting dalam tahap pendaftaran CPNS 2018. Hal ini untuk memastikan bahwa calon pendaftar benar-benar merupakan penduduk Indonesia.

NIK dan KK merupakan salah satu syarat untuk mendaftar CPNS mendatang. BKN menyarankan kepada calon pendaftar agar memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) miliknya sudah terdaftar di database nasional Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Baca juga: Mulai Awal Juli Pemerintah akan buka pendaftaran CPNS untuk 220.000 Posisi

Jika belum terdaftar dan belum memiliki NIK dan KK segeralah daftar agar syarat Penerimaan CPNS 2018 terpenuh. Uruslah mulai dari sekarang sehingga anda bisa mendaftar CPNS 2018.

Seperti yang disampaikan oleh BKN melalui akun twitter resminya @BKNgoid, kamis (21/6/2018)

#SobatBKN, sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil atau hubungi kontak di bawah ini.”

Pendaftaran #CPNS2018 hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi. Smangaat!,” demikian kicauan admin @BKNgoid.

Jika NIK dan KK anda belum terdaftar, bisa menghubungi call center Ditjen Dukcapil Kemendagri melalui nomor telepon 1500537.

Ini artinya, pendaftar CPNS nantinya harus penduduk resmi yang memiliki KTP dan terdaftar dalam KK.

Lalu, apa syarat dan bagaimana tata cara pendaftaran?

Begitulah yang banyak ditanyakan kepada BKN.

Baca juga: BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi CPNS 2018, Pendaftaran CPNS 2018 Akan Dibuka!

Namun, pertanyaan tersebut belum dapat dijawab tuntas lantaran hingga saat ini pendaftaran belum dibuka dan belum ada pula info resmi dari Kemenpan RB.

Kemudian mengenai pertanyaan terkait ketentuan, persyaratan, sistem pendaftaran. Sehubungan belum ada info resmi terkait hal tersebut, maka kami juga belum bisa menjawab. Untuk itu pantau terus media sosial dan web kami untuk info lebih lanjut ya #SobatBKN,” demikian kicauan admin @BKNgoid.

Kendati demikian, admin akun @BKNgoid menyampaikan informasi umum terkait prakiraan berkas yang bakal dibutuhkan.

Berkas yang bisa disiapkan sekarang, antara lain:

  1. Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV),
  2. Scan/foto ijazah,
  3. Transkrip nilai,
  4. Foto diri,
  5. KTP,
  6. KK,
  7. Nilai TOEFL (jika ada).

Berkas atau dokumen di atas sebaiknya disiapkan dalam 2 jenis, yakni hard copy dan soft copy.

BKN meminta kepada calon pendaftar CPNS agar selektif dalam menerima informasi sebab kini banyak beredar hoaks, termasuk sebelumnya Contoh Soal formasi.

4 Hal Harus Diketahui

Anda berminat untuk mendaftar?

Silakan baca 4 fakta berikut ini yang dirangkum dari keterangan pers BKN dengan Kemenpan RB.

1. Jadwal. 

Kepala Biro Humas BKN RI, Mohammad Ridwan mengatakan, pendaftaran CPNS pada tahun 2018 akan dibuka setelah proses Pilkada selesai, sekitar akhir Juni atau awal Juli.

Namun sampai hari ini Pemerintah belum menerbitkan surat resmi tentang formasi CPNS TA 2018.

2. Hoax. 

Saat ini beredar informasi hoax Laporan Penetapan e-formasi Tenaga Honorer, Pegawai Tidak Tetap, PT Non-PNS dan Tenaga Kontrak Pengangkatan CPNS Tahun 2016-2019 yang mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) yang memuat formasi sejumlah Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN).

3. Prioritas.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Asman Abnur mengatakan, proporsi terbesar formasi CPNS pada tahun ini akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis, guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Ini kabar gembira buat anda para sarjana pendidikan, keperawatan, kedokteran, maupun teknik.

Rekrutmen CPNS pun akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

4. Prinsip. 

Kata Asman, dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS harus berdasarkan 6 (enam) prinsip yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari prartik KKN serta tidak dipungut biaya.

Sumber: http://makassar.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *